Kategori: Kebumen

  • AKBP Rachmad C Yusuf Resmi Pimpin Polres Kebumen, Lanjutkan Program Kapolres Sebelumnya

    AKBP Rachmad C Yusuf Resmi Pimpin Polres Kebumen, Lanjutkan Program Kapolres Sebelumnya

    Kapolres Kebumen AKBP Rachmad C Yusuf didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kebumen Ny Rosna Rachmad disambut dengan tradisi pedang pora, Kamis (8/10/2026). Sumber: Polres Kebumen

    KEBUMEN, Pansela.co – AKBP Rachmad C Yusuf resmi memimpin Polres Kebumen setelah menerima amanah sebagai Kapolres Kebumen dalam rangkaian serah terima jabatan, Kamis (8/10/2026). Ia menegaskan komitmennya melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui semangat kepolisian yang dekat dengan warga.

    Kedatangan AKBP Rachmad bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kebumen Ny. Rosna Rachmad di Mapolres Kebumen ditandai dengan tradisi pedang pora. Personel Polres Kebumen membentuk lorong kehormatan dari gerbang hingga halaman markas sebagai bagian dari prosesi penyambutan pejabat Kapolres yang baru.

    Setelah prosesi tersebut, AKBP Rachmad mengikuti laporan kesatuan dan Apel Kesatuan dalam rangka serah terima jabatan. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan arah kepemimpinannya di Polres Kebumen.

    “Saya sebagai Kapolres yang baru akan melanjutkan program yang sedang berjalan,” kata AKBP Rachmad.

    BACA JUGA: Bulan Bahasa 2026, SMA Negeri 2 Purworejo Hadirkan Literasi Kreatif Lewat Seni dan Budaya

    Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih Polres Kebumen menjadi modal penting untuk meneruskan pelaksanaan tugas. Ia juga menyatakan kesiapan mendukung tagline Kapolri, “polisi bersama masyarakat”, dengan memberikan perhatian terhadap kebutuhan warga, termasuk kelompok rentan.

    Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelayanan kepolisian di wilayah hukum Polres Kebumen. AKBP Rachmad mengatakan dirinya tidak datang untuk mengubah seluruh program yang sudah berjalan, tetapi melanjutkan hal-hal yang telah dirintis dan memperkuat pelaksanaannya.

    Satu Angkatan dengan Kapolres Sebelumnya

    AKBP Rachmad memiliki hubungan personal dengan pejabat Kapolres Kebumen sebelumnya, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama. Keduanya merupakan satu angkatan di Akademi Kepolisian (Akpol).

    “Saya satu kelas di Akpol dengan AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama. Ini merupakan kehormatan bagi saya,” ujar AKBP Rachmad.

    BACA JUGA: Empat Perangkat Daerah Purworejo Raih Penghargaan Evaluasi SAKIP 2026

    Sebelum ditugaskan ke Kebumen, AKBP Rachmad menjabat Kapolres Pekalongan selama sekitar satu tahun dua bulan. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam menjalankan tugas barunya sebagai pimpinan kepolisian di Kabupaten Kebumen.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada AKBP Putu atas berbagai pekerjaan yang telah diselesaikan selama memimpin Polres Kebumen.

    “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi. Banyak persoalan sudah clear,” katanya.

    AKBP Putu Tinggalkan Kebumen, Bertugas di Klaten

    Sementara itu, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menyampaikan laporan kesatuan sebelum mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolres Kebumen. Ia selanjutnya dipercaya mengemban jabatan sebagai Wakapolresta Klaten.

    Dalam kesempatan tersebut, AKBP Putu memperkenalkan jajaran pejabat utama dan para kapolsek kepada Kapolres Kebumen yang baru. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang selama ini mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

    “Minta doa rekan-rekan, saya menjadi Wakapolresta Klaten. Di sini kedekatan dengan rekan-rekan sangat saya rasakan,” ujarnya.

    BACA JUGA: Bupati Purworejo Lantik 40 ASN, Dua Kepala Dinas Baru Hasil Seleksi Terbuka

    AKBP Putu mengatakan berbagai persoalan selama masa kepemimpinannya dapat ditangani bersama seluruh jajaran. Ia berharap soliditas tersebut tetap terjaga dan menjadi modal bagi AKBP Rachmad dalam menjalankan tugas.

    “Saya doakan AKBP Rachmad lancar di Kebumen. Bisa menyukseskan program yang telah disiapkan,” katanya.

    Dalam arahannya pada Apel Kesatuan, Putu juga mengapresiasi pelaksanaan tugas seluruh fungsi di Polres Kebumen. Ia menyebut pelayanan anggota, termasuk personel yang bertugas di penjagaan depan Mapolres, telah berjalan dengan baik.

    “Selama 10 bulan saya memimpin di Polres Kebumen, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh anggota. Mulai dari penjagaan depan, semua fungsi, sudah cukup baik,” ujarnya.

    BACA JUGA: Di Hadapan Pelajar SMK Negeri 4 Purworejo, Bupati Yuli Hastuti Ajak Generasi Muda Melek Politik dan Bijak Bermedia Sosial

    Ia juga meminta seluruh anggota membantu Kapolres baru dan tetap menjaga nama baik institusi.

    “Saya mohon diri akan berdinas sebagai Wakapolresta Klaten. Saya mohon doanya. Saya mohon untuk membantu saudara saya, Kapolres Kebumen yang baru. Semoga rekan-rekan selalu sehat, jaga nama baik Polres Kebumen,” kata AKBP Putu.

    Serah Terima Memori Kepemimpinan

    Rangkaian pergantian kepemimpinan tersebut juga ditandai dengan penyerahan naskah memori dari pejabat lama kepada pejabat baru. Dokumen tersebut menjadi bagian dari proses serah terima tugas dan tanggung jawab di lingkungan Polres Kebumen.

    Dengan pergantian tersebut, AKBP Rachmad C Yusuf resmi melanjutkan kepemimpinan Polres Kebumen. Fokusnya ke depan mencakup kesinambungan program yang telah berjalan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan hubungan polisi dengan masyarakat, serta pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Kebumen. (PDM)

  • AKBP Rachmad C Yusuf Jadi Kapolres Kebumen, I Putu Bagus Krisna Purnama ke Klaten

    AKBP Rachmad C Yusuf SIK MSi secara resmi menjabat sebagai Kapolres Kebumen. Sumber: Polres Kebumen.

    KEBUMEN, Pansela.co – AKBP Rachmad C Yusuf SIK MSi secara resmi menjabat sebagai Kapolres Kebumen yang baru menggantikan AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama SIK. Serah terima jabatan berlangsung di Mapolda Jateng, Selasa (6/10/2026) dengan dipimpin oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan.

    AKBP Rachmad C Yusuf sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pekalongan.  Sedangkan  AKBP I Putu Bagus Krisna Nusantara  mendapatkan penugasan baru sebagai Wakapolresta Klaten.

    Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyebutkan bahwa pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari rotasi di tubuh Polri yang bertujuan menjaga keberlanjutan organisasi sekaligus memberikan kesempatan kepada personel untuk memperluas pengalaman melalui penugasan di wilayah berbeda.

    “Rotasi juga menjadi bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi. Melalui pergantian pimpinan, Polri berupaya memastikan setiap satuan kewilayahan tetap mampu menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum secara optimal,” ujarnya.

    BACA JUGA: Jelang Porprov Jateng 2026, Wabup Purworejo Minta Atlet Fokus dan Solid Raih Prestasi

    Sebagai Kapolres Kebumen yang baru, AKBP Rachmad dihadapkan pada karakteristik wilayah yang memiliki beragam tantangan keamanan, mulai dari menjaga ketertiban masyarakat hingga membangun komunikasi dan kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat.

    Pengalaman memimpin Polres Pekalongan diharapkan membantu beradaptasi dengan cepat sekaligus meneruskan program pelayanan yang telah berjalan di Polres Kebumen. Kepemimpinan baru tersebut juga diarahkan untuk memperkuat implementasi kebijakan Kapolri yang mengusung semangat “Polisi bersama masyarakat”.

    Di sisi lain, penugasan AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama sebagai Wakapolresta Klaten menjadi kelanjutan kariernya di lingkungan kepolisian sekaligus membawa pengalaman selama memimpin Polres Kebumen ke satuan kerja yang baru.

    BACA JUGA: Skor JDIH DPRD Purworejo Melonjak dari 19 Jadi 93, Target Berikutnya Nilai 100

    Rotasi kepemimpinan di dua wilayah tersebut diharapkan memberikan penyegaran dalam pengelolaan organisasi. Setiap pejabat baru dituntut memahami karakter wilayah, memetakan persoalan keamanan, serta menyesuaikan strategi pelayanan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

    Dengan pergantian tersebut, Polres Kebumen memasuki fase kepemimpinan baru di bawah AKBP Rachmad C Yusuf dengan agenda utama menjaga stabilitas keamanan, memperkuat kemitraan dengan masyarakat, dan memastikan pelayanan kepolisian berjalan efektif. ***

  • Krisis Air Bersih Kebumen Meluas, BPBD Sudah Salurkan 1,5 Juta Liter Air

    Krisis Air Bersih Kebumen Meluas, BPBD Sudah Salurkan 1,5 Juta Liter Air

    Warga antusias menerima bantuan air bersih dari Pemkab Kebumen. (Foto: BPBD Kebumen). 

    KEBUMEN, Pansela.com –  Pemkab Kebumen melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyalurkan 337 tangki air bersih dengan total volume sekitar 1.515.000 liter kepada warga yang mengalami keterbatasan air selama musim kemarau 2026. Hingga 17 September 2026, bantuan gratis tersebut telah menjangkau 14 kecamatan, 46 desa, 22.655 kepala keluarga (KK), atau sekitar 72.408 jiwa.

    Kepala Pelaksana BPBD Kebumen, Udy Cahyono, mengatakan distribusi air bersih mulai dilakukan sejak awal Agustus 2026. Pemerintah daerah terus mengidentifikasi wilayah yang mengalami kekurangan pasokan air untuk menentukan kebutuhan penyaluran berikutnya.

    Program tersebut mendapat pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kebumen serta dukungan donasi. Setiap tangki membutuhkan biaya operasional sekitar Rp417.000 untuk proses distribusi.

    Bantuan air bersih juga menyasar Dukuh Watu Pundutan, Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam. Bupati Kebumen Lilis Nuryani meninjau langsung proses penyaluran di lokasi tersebut pada Jumat (18/9/2026), setelah sebelumnya mengecek kondisi Jembatan Klanthong.

    BACA JUGA: Pantai Trisik Dibersihkan, Pemkab Kulon Progo Dorong Pengelolaan Sampah di Destinasi Wisata

    Warga menyambut kedatangan armada pengangkut air dengan mengantre menggunakan berbagai wadah untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Air tersebut terutama digunakan untuk memasak dan kebutuhan sehari-hari.

    Nasini, warga RT 04 RW 01 Dukuh Watu Pundutan, mengatakan pasokan dari bantuan air bersih sangat membantu warga. Namun, ia menyebut wilayahnya baru menerima dropping sebanyak tiga kali.

    “Ini untuk masak dan lain-lain paling hanya cukup sehari. Kalau tidak dapat bantuan dropping, terpaksa kami harus ambil air dari hutan,” ujar Nasini.

    BACA JUGA: Wakaf Produktif Pondok Pesantren Nurmadu Kulon Progo Berbuah Melon Premium Hidroponik

    Bupati Lilis Nuryani turut menyerahkan bantuan air secara langsung kepada warga. Ia memastikan masyarakat tidak perlu membayar untuk mendapatkan distribusi air bersih dari pemerintah.

    “Alhamdulillah, hari ini kami dari Pemerintah Kabupaten Kebumen memberikan dropping air. Semoga bermanfaat ya, Bu. Tahun ini ada 14 kecamatan dan 46 desa yang kami bantu. Kemarin dari Desa Clapar meminta bantuan air bersih, dan alhamdulillah ini gratis, ya, tidak ada pungutan sama sekali. Semua gratis demi masyarakat,” tegas Bupati Lilis.

    Pantau Wilayah Krisis Air

    Pemkab Kebumen menyatakan akan melanjutkan pemantauan terhadap daerah yang mengalami kekurangan air sepanjang musim kemarau. Pemerintah mengarahkan distribusi berdasarkan kondisi dan kebutuhan warga di masing-masing wilayah.

    BACA JUGA: Kejari Purworejo Geledah Kantor Perumda Aneka Usaha, Sita Dokumen Dugaan Penyalahgunaan Keuangan

    Dengan cakupan sementara mencapai 14 kecamatan dan 46 desa, program dropping air bersih menjadi salah satu upaya pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan.

    Pemantauan lapangan juga akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan wilayah yang membutuhkan bantuan selanjutnya, sehingga distribusi air bersih dapat terus dilakukan selama kondisi kekurangan air masih berlangsung. ***

  • Pemkab Kebumen Gandeng Alfamart Perkuat UMKM Lewat Pelatihan dan Kurasi Produk

    Pemkab Kebumen Gandeng Alfamart Perkuat UMKM Lewat Pelatihan dan Kurasi Produk

    Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani secara simbolis menyerahkan bantuan gerobak dari Alfamart. (Foto: Istimewa) 


    KEBUMEN, Pansela.co – 
    Alfamart bersama Pemkab Kebumen menggelar Pelatihan UMKM Kebumen Berdaya dan Kurasi Produk di Pendopo Kabumian, Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini diikuti 75 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membawa 105 produk unggulan untuk dikurasi agar memenuhi standar pasar ritel modern.

    Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan daya saing UMKM Kebumen melalui pembekalan mengenai standardisasi produk, legalitas usaha, kualitas, kemasan, hingga strategi pemasaran. Materi disampaikan langsung oleh manajemen Alfamart bersama tim kurator produk.

    Deputy Branch Manager Alfamart Cabang Cilacap, Arief Priyadi, mengatakan Alfamart terus berupaya membantu pelaku UMKM agar berkembang dan mampu bersaing di pasar modern.

    “Produk Kebumen sebenarnya sudah bagus, kreatif, dan inovatif. Namun, untuk memiliki daya saing lebih, perlu pembaruan dari sisi produk, kemasan, maupun perizinan. Kurasi ini bukan hanya membuka peluang masuk Alfamart, tetapi juga mempersiapkan produk agar siap masuk ke jejaring ritel modern lainnya,” ujar Arief.

    Menurutnya, Alfamart saat ini telah mendukung lebih dari 12 ribu tenant UMKM di tingkat nasional sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan. Di Kabupaten Kebumen sendiri, terdapat 52 gerai Alfamart yang tersebar di sejumlah wilayah.

    Meski demikian, baru lima produk UMKM asal Kebumen yang berhasil menembus jaringan Alfamart. Karena itu, perusahaan berharap kegiatan kurasi mampu membuka peluang lebih besar bagi produk lokal.

    “Saat ini baru ada lima produk UMKM Kebumen yang masuk ke gerai Alfamart. Kami berharap jumlah itu terus bertambah melalui program kurasi ini,” katanya.

    BACA JUGA: Kunjungan Wisatawan Pangandaran Tembus 264.538 Saat Libur Nataru 2025/2026, PAD Pariwisata Naik 74 Persen

    Arief menilai Kebumen memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM. Untuk mendukung hal tersebut, Alfamart terus memberikan pendampingan serta melakukan kurasi agar produk lokal memenuhi standar pasar modern dan memperluas jangkauan pemasaran.

    Selain pelatihan, Alfamart Cabang Cilacap yang membawahi wilayah operasional di 10 kabupaten, mulai dari Ciamis hingga Purworejo, juga menyalurkan bantuan berupa dua unit gerobak UMKM dan 75 timbangan digital kepada peserta.

    Bupati Kebumen, Hj Lilis Nuryani, mengapresiasi keterlibatan Alfamart dalam mendukung peningkatan kapasitas UMKM di daerah. Menurutnya, sektor UMKM menjadi salah satu pilar penting penggerak ekonomi masyarakat.

    Dalam kesempatan itu, Lilis turut membagikan pengalaman pribadinya saat merintis usaha untuk memotivasi para peserta.

    “Dulu saya juga berdagang kerudung dan baju, berawal dari toko onderdil. Keuntungannya mungkin kecil, tetapi saya tetap semangat belanja sejak dini hari dan membawa barang sendiri. Kuncinya adalah semangat dan ketekunan,” ujar Lilis.

    Ia juga mengingatkan pelaku usaha untuk menjaga kualitas produk, kebersihan, dan legalitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

    “Saya senang karena peserta yang hadir sebagian besar sudah memiliki Sertifikat Halal dan PIRT. Peluang pasar sudah terbuka, tinggal menjaga kualitas, rasa, kebersihan, dan konsistensi produksi,” imbuhnya.

    Kepala Disperindag KUKM Kebumen, Haryono Wahyudi, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Alfamart dalam pengembangan UMKM daerah.

    “Kami dari Disperindag Kabupaten Kebumen merasa sangat terbantu dengan kegiatan yang didukung penuh oleh Alfamart ini,” kata Haryono.

    Ia menjelaskan peserta terdiri atas 46 UMKM perwakilan kecamatan dengan 70 jenis produk, 10 UMKM program inkubasi bisnis dengan 10 produk, lima industri kecil menengah (IKM), serta 14 UMKM dari komunitas Rumah KUKM (RUKUN) Kebumen dengan total 20 produk.

    Antusiasme peserta tampak selama proses kurasi berlangsung. Salah satunya disampaikan Rovi, pemilik WR Snack asal Kecamatan Karangsambung, yang berharap produknya dapat menembus pasar ritel modern.

    “Sejak lama saya ingin mengikuti kurasi Alfamart, tetapi belum tahu jalurnya. Alhamdulillah sekarang bisa ikut dan prosesnya mudah karena izin usaha sudah lengkap. Semoga produk kami bisa lolos,” ungkapnya.

    Melalui pelatihan dan kurasi ini, Alfamart bersama Pemkab Kebumen berharap semakin banyak UMKM lokal dapat berkembang, memperluas pasar, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Kebumen. ***