Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pansela » Ikhlas Menerima Hukuman

Ikhlas Menerima Hukuman

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Kang Juki

Ikhlas Menerima Hukuman
Kang Juki

INI Kebumen – KETIKA dihukum Allah SWT karena menolak perintah untuk sujud kepada Adam as, iblis mengajukan permohonan agar bisa terus hidup sampai hari kiamat. 

Tujuannya agar bisa menyesatkan manusia sebanyak-banyaknya. Dalam Al Quran hal itu antara lain dikisahkan pada surat Al A’raf ayat 16-17: 

Iblis menjawab,”Karena Engkau telah menghukumku tersesat, aku benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian aku akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).”

Saat manusia berbuat salah, karena terjerumus godaan iblis, jika ketahuan kemudian hendak dihukum, langkah iblis cenderung diikuti pula. Yakni ingin mendapatkan teman, yang sama-sama melakukan pelanggaran, agar bisa sama-sama pula dihukum. 

Karena itu tidak mengherankan bila mendengar seorang tersangka tindak pidana yang baru ditangkap, seperti seorang koruptor, mengatakan dirinya didzalimi atau menjadi korban konspirasi. Sebab dia yakin yang korupsi tak hanya dirinya, banyak orang korupsi. 

Mengapa hanya dirinya dan beberapa orang saja yang dihukum? Lainnya, yang bisa jadi lebih besar korupsinya masih leluasa menghirup udara bebas. Pasti ada konspirasi.

Jadi apa yang diungkapkannya itu sebenarnya hanya cara lain agar punya teman sesama pelanggar hukum yang bisa menemani di penjara. Sampai saat ini faktanya belum ada, para tersangka yang awalnya mengungkapkan alasan seperti itu kemudian bisa membuktikannya kalau benar-benar tak bersalah.

Hukuman yang diterima di dunia, nampaknya jadi terasa ringan kalau banyak temannya. Tidak mengherankan, bila hukuman di dunia tak selalu membuat orang jera. Ada saja orang yang sudah keluar masuk penjara masih juga berbuat jahat. Sebab mungkin sudah terlanjur menikmati kehidupan di penjara, yang baginya tak jauh berbeda dengan di alam bebas.

Jangan samakan dengan hukuman di akhirat yang tak akan berbatas, kapan selesainya. Apalagi beranggapan bila banyak yang masuk neraka, siksaan yang dialami akan terasa lebih ringan. Sampai ada orang bebal yang berseloroh, “Tak apa-apa masuk neraka, biar bareng artis.”

Yakin artis-artis cantik yang suka mengumbar aurat juga akan masuk neraka. Tapi keliru membayangkan, dikiranya keadaan di neraka sama dengan di dunia. 

Lalu apa yang seharusnya dilakukan saat ketahuan orang lain telah berbuat salah? Dalam surat Ali Imran ayat 135, Allah SWT memberi petunjuk, 

“dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.”

Singkatnya, jangankan ketahuan orang lain, kalau sudah tahu bahwa apa yang dilakukan itu salah dan dosa, kita harus segera mengingat Allah, memohon ampunan-Nya dan menghentikan perbuatan kita.

Kalau kemudian ketahuan, bahkan tertangkap tangan sedang melakukan kesalahan atau berbuat dosa, lebih baik tidak melakukan pembenaran. Rasionalisasi apapun yang dibuat agar bisa dianggap benar oleh orang lain, tak akan menghapus dosa yang dilakukan. Lebih baik mengakui dan jika terpaksa harus dihukum, terima saja hukuman tersebut. Anggap saja penerimaan hukuman itu sebagai titik awal untuk melakukan kebaikan setelah melakukan keburukan.

Dalam sebuah hadis yang berasal dari Abi Dzar ra, disebutkan Rasulullah SAW bersabda, “Bertakwalah kamu kepada Allah dimana saja kamu berada dan ikutilah setiap keburukan dengan kebaikan yang dapat menghapuskannya, serta pergauilah manusia dengan akhlak yang baik.” (HR Tirmidzi no. 1910, hadis ke-18 dalam kitab hadis Arbain Nawawi, hadis hasan menurut Muhammad Nashiruddin Al Albani).

Masih sering berbuat salah? Segeralah berubah, apalagi sudah sampai diketahui banyak orang kesalahan tersebut. Hendak dihukum karena kesalahan itu? Terima saja dengan ikhlas, tak perlu membandingkan dengan orang lain yang diduga juga melakukan kesalahan yang sama atau malah lebih berat, tapi tak dihukum. 

Lebih baik dihukum sekarang, lalu kita sadar untuk memperbaiki kesalahan, ketimbang dihukum saat sudah di akhirat kelak. Naudzu billahi min dzaalik.(*)

Kang Juki, Penulis adalah jamaah Masjid Agung Kauman, Kebumen.

  • person
  • visibility 0
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut 17 Agustus, Merah Putih Jumbo Dikibarkan di Puncak Gunung Paras

    Sambut 17 Agustus, Merah Putih Jumbo Dikibarkan di Puncak Gunung Paras

    • calendar_month Senin, 16 Agt 2021
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Napak tilas perjuangan Ki Hajar Welaran (Kolopaking IV). Bendera merah putih berukuran jumbo yang dikibarkan di puncak Gunung Paras Karangsambung INI Kebumen KARANGSAMBUNG – Bendera merah putih berukuran jumbo dikibarkan di Situs Ki Hajar Welaran (Kolopaking IV) di Puncak Gunung Paras Karangsambung, Minggu, 15 Agustus 2021.  Pengibaran bendera berukuran 400 cm x 300 cm itu […]

  • Bazar UMKM Naik Kelas Digelar di Gedung PLUT Kebumen

    Bazar UMKM Naik Kelas Digelar di Gedung PLUT Kebumen

    • calendar_month Sabtu, 10 Nov 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Dinas Tenaga Kerja Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker KUKM) Kebumen menggelar Bazar UMKM Naik Kelas di Aula PLUT Kebumen, 9-11 November 2018. Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, meninjau stand pada Bazar UMKM naik kelas di Aula PLUT Kebumen, Jumat  pagi, 9 November 2018. Bazar ini menampung 270 pelaku UMKM di Kebumen […]

  • Timsel loloskan 210 Calon Panwas di Jateng

    Timsel loloskan 210 Calon Panwas di Jateng

    • calendar_month Jumat, 21 Jul 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net SEMARANG – Tim seleksi calon Panwas 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah telah selesai melakukan tahapan penjaringan melalui tes wawancara. Tim seleksi telah menetapkan sebanyak enam calon panwas di tiap kabupaten/kota yang telah lolos seleksi tes wawancara. Ilustrasi Tes wawancara dilaksanakan selama empat hari lalu dari 17 hingga 20 Juli 2017. Nantinya, enam nama di masing-masing […]

  • Harpi Melati Kebumen Bantu Korban Bencana Alam di Sulawesi Tengah

    Harpi Melati Kebumen Bantu Korban Bencana Alam di Sulawesi Tengah

    • calendar_month Senin, 29 Okt 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (Harpi) Melati Kabupaten Kebumen, memberikan bantuan kepada korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah. Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 3,5 juta tersebut diserahkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen. Pengurus Harpi Melati Kebumen menyerahkan bantuan untuk korban bencana gempa dan tsunami di […]

  • Peneliti LIPI: Perlu Sinergi Pemanfaatan Geopark Karangsambung Karangbolong

    Peneliti LIPI: Perlu Sinergi Pemanfaatan Geopark Karangsambung Karangbolong

    • calendar_month Sabtu, 1 Des 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net BOGOR – Geopark Karangsambung Karangbolong menjadi salah satu dari delapan geopark nasional yang ditetapkan Kementerian Pariwisata. Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat Geopark Nasional dan penandatanganan prasasti oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Geopark Pongkor, Bogor, Jawa Barat, Jumat 30 November 2018. Peneliti Utama Balai Informasi dan Konservasi Kebumian LIPI Karang Sambung, Chusni […]

  • Keren, Kebumen Kini Punya Gedung Putih yang Megah

    Keren, Kebumen Kini Punya Gedung Putih yang Megah

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Gedung Inspektorat Kebumen dibangun dengan anggaran  Rp 4,8 Miliar Kantor Inspektorat terletak di Jalan Arungbinang Kebumen INI Kebumen, KEBUMEN – Bupati Yazid Mahfudz, meresmikan Gedung Kantor Inspektorat Kabupaten Kebumen di Jalan Arungbinang, Jumat, 27 November 2020.  Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Bupati dan diserahkan kepada Inspektur Kabupaten Kebumen Dyah Woro Palupi. […]

expand_less