Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pansela » Nikmat yang Berubah Jadi Bencana

Nikmat yang Berubah Jadi Bencana

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 Oleh: Kang Juki

Nikmat yang Berubah Jadi Bencana
Kang Juki

INI Kebumen – HUJAN sering turun akhir-akhir ini, semestinya merupakan karunia dari Allah SWT yang memberi banyak manfaat bagi manusia dan makhluk seiisi bumi lainnya. 

Namun curah hujan yang tinggi telah menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor di berbagai daerah. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Jika merujuk Al Quran, nikmat yang diberikan Allah SWT berubah menjadi siksaan (bencana) karena ulah manusia. Dalam surat Al Anfal ayat 53 Allah SWT berfirman, 

“Yang demikian (siksaan) itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Pernyataan senada ditunjukkan dalam surat Ar Ra’d ayat 11, 

“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya, dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.”

Surat Ar Ra’d ayat 11, khususnya bagian tengah, lebih populer digunakan untuk mengingatkan orang agar mau berusaha, 

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” 

Padahal jika dilihat secara utuh, sebenarnya mengingatkan orang agar jangan sampai melanggar perintah Allah SWT, sebab hal itu bisa membuat nikmat yang sudah kita terima berubah menjadi bencana. 

Sebagaimana halnya dulu Adam dan Hawa yang nyaman hidup di surga dengan satu larangan, jangan mendekati pohon, yang sebagian orang menyebutnya mirip pohon anggur dan sebagian lain berpendapat serupa pohon gandum. 

Namun yang terjadi kemudian, Adam dan Hawa bukan hanya mendekat, malah memakan buahnya. Dilanggarnya larangan tersebut membuat nikmatnya hidup di surga yang sudah diberikan kepada Adam dan Hawa dicabut Allah SWT. 

Selanjutnya Adam dan Hawa harus menjalani kehidupan di dunia dengan berbagai persoalannya.

Karena itu ketika nikmat yang kita terima mendadak berubah jadi bencana, mestinya direspon dengan introspeksi. Kesalahan apa yang sudah dilakukan sehingga Allah mengubah nikmat yang semula kita terima menjadi bencana. 

Jika bisa ditemukan, maka kita harus menghentikan kesalahan tersebut dan menggantinya dengan perbuatan baik. Kalau belum, teruslah dicari sampai ketemu.

Namun kepada para korban bencana, kurang pada tempatnya bila kita langsung memvonis mereka ditimpa bencana akibat kesalahan mereka. Dalam surat Al Anfal ayat 25, Allah SWT mengingatkan, 

“Dan peliharalah diri kalian dari fitnah (bencana) yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kalian. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.”

Orang yang sedang memerlukan pertolongan tentu harus dibantu terlebih dahulu, bukan malah dinasehati. 

Setelah kehidupannya kembali normal baru kemudian kita tegakkan lagi amar makruf nahi munkar. Agar nikmat yang diberikan Allah SWT terus bertambah dan bencana yang terjadi bisa berkurang. 

Wallahu a’lam bish-shawab.(*)

Kang Juki, Penulis adalah jamaah Masjid Agung Kauman, Kebumen.

  • person
  • visibility 2
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Parpol di Kebumen Tak Tandatangani Naskah Deklarasi Pemilu Damai

    Empat Parpol di Kebumen Tak Tandatangani Naskah Deklarasi Pemilu Damai

    • calendar_month Selasa, 2 Okt 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Sebanyak empat partai politik peserta Pemilu 2019 di Kabupaten Kebumen tidak menandatangani naskah deklarasi damai Pemilu 2019. Keempatnya yakni Partai Nasdem, Perindo, Hanura dan PBB. Perwakilan partai politik melakukan foto bersama usai menandatangani deklarasi damai Pemilu 2019 di Pendopo Bupati Kebumen. Deklarasi damai Pemilu 2019 diikuti oleh perwakilan partai politik dan Forum […]

  • Sedulur Kebumen Gelar Halal Bihalal di Benteng Van der Wijck Gombong

    Sedulur Kebumen Gelar Halal Bihalal di Benteng Van der Wijck Gombong

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net GOMBONG – Grup WhatsApp Sedulur Kebumen menggelar acara Silatrahmi dan Halal Bihalal di Taman Wisata Sejarah dan Hotel Wisata Benteng Van der Wijck Gombong, Rabu (26/7/2017) sore. Anggota Sedulur Kebumen melakukan foto bersama usai acara Halal Bihalal di Aula Taman Wisata Sejarah dan Hotel Wisata Benteng Van der Wijck Gombong, Rabu (26/7/2017). Hadir pada […]

  • Kreatif dan Inovatif, Cara Pelaku UKM Bertahan Ditengah Pandemi Covid-19

    Kreatif dan Inovatif, Cara Pelaku UKM Bertahan Ditengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    “Pondok pesantren juga akan membutuhkan handsanitizer atau sabun untuk cuci tangan dan masker,” Wagub Jateng meninjau toko kelontong. (Foto: Handy/Humas Jateng) INI Kebumen, SALATIGA – Roda ekonomi harus terus berjalan meski ditengah pandemi Covid-19. Mungkin itulah prinsip yang dipegang Sanyata, pemilik merek N&N Snack Salatiga. Sejak pandemi Covid-19 melanda, usaha makanan kecilnya memang masih berjalan. […]

  • Wabup Yazid Mahfudz Jadi Ketua Umum Perbasi Kebumen

    Wabup Yazid Mahfudz Jadi Ketua Umum Perbasi Kebumen

    • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, didaulat menjadi Ketua Umum Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kebumen periode 2017-2021. Pengurus Perbasi Kebumen itu dikukuhkan oleh Ketua Bidang Hukum Perbasi Jawa Tengah, Puji Sulaksono, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Jumat (19/5/2017). Wakil Bupati Yazid Mahfudz, saat dikukuhkan menjadi Ketua Umum Pengurus […]

  • Golkar Nilai Tunjangan Penghasilan Meningkat, DPRD Makin Prosfesional

    Golkar Nilai Tunjangan Penghasilan Meningkat, DPRD Makin Prosfesional

    • calendar_month Selasa, 18 Jul 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Fraksi Partai Golkar DPRD Kebumen, menilai dengan terbitnya PP Nomor 18 Tahun 2017, memberi kepastian hukum akan hak yang dapat diterima oleh penyelenggara pemerintahan di daerah. Khususnya DPRD. Anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Purwanto (menoleh), saat mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kebumen. Melalui juru bicaranya, Ahmad Marsudiyanto, Fraksi Partai Golkar berharap adanya PP […]

  • JAHP Pertanyakan Kapasitas Hakim Junaedi Hadiri Sidang Bawaslu Jateng

    JAHP Pertanyakan Kapasitas Hakim Junaedi Hadiri Sidang Bawaslu Jateng

    • calendar_month Selasa, 22 Mei 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net SEMARANG – Sepuluh penasehat hukum tim Awigra,calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil Jateng periode 2019-2024 mempertanyakan kehadiran Hakim Junaedi, sebagai Terlapor Divisi Hukum Komisioner KPUD Jateng. Sidang gugatan pelanggaran administrasi pemilu di kantor Badan Pengawas Pemilu Jateng, Semarang. Kuasa hukum Pelapor menanyakan kapasitas Terlapor saat mewakili sidang gugatan pelanggaran administrasi pemilu di kantor […]

expand_less