Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pansela » Hanya 10 Hari DPRD Kebumen Selesaikan Pembahasan RAPBD 2018

Hanya 10 Hari DPRD Kebumen Selesaikan Pembahasan RAPBD 2018

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.inikebumen.net KEBUMEN – DPRD Kebumen bersama eksekutif benar-benar bekerja maraton untuk membahas Raperda APBD tahun anggaran 2018. Pasalnya, pihak eksekutif baru menyampaikan raperda tersebut pada 21 November lalu. Namun, DPRD telah hanya sembilan hari setelah diserahkan. DPRD dan eksekutif telah memutuskan APBD 2018 melalui rapat paripurna pada Kamis malam, 30 November 2017.

Hanya 10 Hari DPRD Kebumen Selesaikan Pembahasan RAPBD 2018
Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, bersalaman dengan Ketua DPRD Cipto Waluyo, usai menandatangani berita acara pembahasan Raperda APBD 2018 pada rapat paripurna DPRD Kebumen, Kamis malam, 30 November 2017.

Tidak ada satupun fraksi di DPRD Kebumen yang menolak terhadap Raperda APBD 2018 tersebut. Namun mereka memberikan banyak catatan terhadap keputusan DPRD bersama eksekutif itu.

Fraksi Partai Gerindra, pada pendapat akhir fraksinya memberikan sejumlah catatan. Fraksi Gerindra mengingatkan sah tidaknya pembahasan RAPBD, harus sesuai dengan prinsip penyusunan APBD yang setiap tahun selalu ditekankan. Serta dimandatkan dalam Permendagri tentang acuan penyusunan APBD.

Fraksi Partai Gerindra melihat bahwa kebijakan anggaran yang ada di RAPBD belum mencerminkan kebutuhan yang ada. Hal ini sangat terlihat karena eksekutif inkonsistensi terhadap kebijakan dan kesepakatan yang sudah ditetapkan. Seperti kebijakan diarahkan kepada pertanian tetapi urusan pertanian sangat terbatas. Prioritas adalah penanggulangan kemiskinan tetapi anggaran lebih banyak digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang tidak berhubungan secara langsung dengan penanggulangan kemiskinan. Seperti pembangunan gedung kantor, rehab gedung kantor, air mancur, tugu lawet dan beberapa program sporadis lainnya.

“Fraksi Gerindra mengingatkan kedepan agar APBD lebih diarahkan dan difokuskan pada kebutuhan prioritas yang ada,” tegas juru bicara Fraksi Gerindra, Wijil Triatmojo, membacakan pendapat akhir fraksinya, Kamis malam.

Seslain itu, Fraksi Gerindra juga menyoroti tahapan dan jadwal pembahasan RAPBD. Fraksi Gerindra menyayangkan proses penyusunan APBD pada tahun ini terkesan di paksakan dan legislatif tidak diberikan ruang dan waktu yang leluasa dalam melakukan pembahasan.

“Padahal legislatif mempunyai fungsi budgeting dan pengawasan yang harus dijalankan. Fraksi Gerindra meminta ke depan agar eksekutif lebih tepat waktu dalam penyusunan KUA, PPAS dan RAPBD karena hal ini menjadi prinsip yang harus di taati bersama,” pintanya.

Hal senada disampaikan, Fraksi PDI Perjuangan. Melalui juru bicaranya, Probo Indartono, mengatakan dengan waktu pembahasan yang sangat terbatas, Fraksi PDI Perjuangan menilai bahwa pembahasan substansi Raperda APBD 2018 di alat kelengkapan DPRD. Baik di tingkat Komisi dan Badan Anggaran DPRD tidak dapat dilakukan secara maksimal.

“Keterbatasan waktu menyebabkan laporan dan keputusan rapat-rapat alat kelengkapan DPRD dengan eksekutif menjadi sangat instan, dan kewenangan DPRD dalam menjalankan fungsi budgeting menjadi tidak terwujud,” ujar Probo Indartono.

Sedangkan, Fraksi Partai Golkar, melalui juru bicaranya Restu Gunawan, mengkritisi penyertaan modal yang dilakukan pemerintah daerah. Seharusnya mempertimbangkan kinerja BUMD yang diberikan tambahan penyertaan modal. Apabila BUMD tersebut berkinerja buruk, namun tetap diberikan penyertaan modal maka efektifitas penyertaan modal patut dipertanyakan.

Menurut Restu, seharusnya penyertaan modal yang merupakan kekayaan daerah yang dipisahkan dalam rekening APBD harus berkontribusi dalam peningkatan PAD. Sekaligus berperanserta dalam pelayanan masyarakat sebagai konsumen dengan memuaskan.

“Serta transparansi pengelolaan keuangan BUMD seharusnya bisa diakses oleh masyarakat sebagai wujud penerapan akuntabilitas perusahaan dan praktek pengelolaan perusahaan yang baik (Good Coorporate),” ujarnya.

Terkait belanja proporsi antara belanja modal dan belanja pegawai lebih didominasi belanja pegawai. Hal ini menunjukkan RAPBD 2018 tidak pro rakyat. “Karena alokasi belanja pembangunan yang bisa dinikmati hasilnya oleh masyarakat proporsinya kecil. Proporsi ini menunjukkan RAPBD tahun 2018 lebih banyak terserap oleh belanja pegawai yang menjadikan indikasi APBD tidak sehat,” tandasnya.

Adapun pendapatan pada APBD 2018 mendatang diproyeksikan sebesar Rp 2,647 triliun lebih. Terdiri Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 347,309 miliar lebih. Pendapatan pajak daerah Rp 89,976 miliar, hasil retribusi daerah    Rp 47,325 miliar lebih. Kemudian hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan    Rp 9,416 miliar, lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Rp 200,591 miliar lebih, dana perimbangan Rp 1,683 triliun lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 616,356 miliar lebih.

Sedangkan anggaran belanja pada tahun depan mencapai Rp 2,810 triliun lebih. Terdiri dari belanja tidak langsung Rp 1,726 triliun lebih dan belanja langsung Rp 1,083 triliun lebih.

Rapat paripurna yang dimulai pukul 21.00 hingga 23.00 WIB itu dipimpin oleh Ketua DPRD Cipto Waluyo dan dihadiri langsung oleh Bupati Mohammad Yahya Fuad.(*)

  • person
  • visibility 1
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panik Diteriaki Maling, Sepeda Motor Milik Pencuri Dibakar Massa

    Panik Diteriaki Maling, Sepeda Motor Milik Pencuri Dibakar Massa

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KUTOWINANGUN – Lagi-lagi ada pencuri yang apes. Diduga akan mencuri di rumah warga di Desa Korowelang, Kecamatan Kutowinangun, seorang pencuri gagal karena keburu diketahui pemilik rumah. Panik digeruduk warga, sang maling pun lari tunggang langgang meninggalkan sepeda motornya yang kemudian dibakar massa. Kasus ini masih ditangani Polsek Kutowinangun, untuk mengetahui siapa pemilik sepeda motor […]

  • Terdampak Tanah Bergerak, Delapan Rumah di Desa Grenggeng Segera Direlokasi

    Terdampak Tanah Bergerak, Delapan Rumah di Desa Grenggeng Segera Direlokasi

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Bupati saat meninjau lokasi tanah longsor di Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar Rumah di Desa Grenggeng yang terdampak tanah bergerak INI Kebumen, KARANGANYAR – Sebanyak 8 rumah  di Dusun Pesimpar RT 05 RW 04 Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar,  bakal direlokasi.  Kedelapan rumah tersebut merupakan yang terdampak tanah bergerak akibat hujan deras belum lama ini.  Hal ini […]

  • Neta GT, Mobil Sport Tenaga Listrik yang Mampu Menempuh Kecepatan hingga 100km/jam Dalam 3,7 Detik

    Neta GT, Mobil Sport Tenaga Listrik yang Mampu Menempuh Kecepatan hingga 100km/jam Dalam 3,7 Detik

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

     Neta GT, Mobil Sport Tenaga Listrik INIKEBUMEN.net – PT Neta Auto Indonesia, distributor resmi kendaraan listrik Neta kembali unjuk gigi dengan menampilkan sports car listrik yang mencuri perhatian yaitu NETA GT, langsung di pabrik Tongxiang City, Cina. Hadir dengan empat varian menggoda yaitu Neta GT 560 Lite, Neta GT 560, Neta GT 660 dan varian […]

  • Peduli Lingkungan, Paguyuban SRC Kebumen Mulai Tinggalkan Tas Belanja Plastik

    Peduli Lingkungan, Paguyuban SRC Kebumen Mulai Tinggalkan Tas Belanja Plastik

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    “Kita menetapkan target pada tahun 2025 sampah bisa dikelola 100 persen. Terdiri atas pengurangan sampah sebesar 30 persen dan penanganan sampah sebesar 70 persen, Bupati Yazid Mahfudz, foto bersama dengan Paguyuban SRC sambil memegang tas belanja ramah lingkungan www.inikebumen.net KARANGANYAR – Bupati Yazid Mahfudz, mengapresiasi Paguyuban Sampurna Retail Community (SRC) Kabupaten Kebumen yang berkomitmen akan […]

  • Pertemuan Istri Ganjar Pranowo dengan Anak-anak Penderita Kanker Mengharukan

    Pertemuan Istri Ganjar Pranowo dengan Anak-anak Penderita Kanker Mengharukan

    • calendar_month Sabtu, 4 Des 2021
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Atikoh Tunaikan Janji Temui Anak Penderita Kanker di YKAKI Atikoh Ganjar Pranowo saat menemui anak-anak penderita kanker. INI KEBUMEN –  Sejumlah anak antusias menyambut kedatangan istri Gubernur Jawa Tengah, Atikoh Ganjar Pranowo, di Rumah Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Cabang Semarang, Kompleks Rumah KAI Randusari, Jumat,  3 Desember 2021. Meski harus dibatasi dengan tirai […]

  • Komunitas Pilot Drone Kebumen Resmi Terbentuk

    Komunitas Pilot Drone Kebumen Resmi Terbentuk

    • calendar_month Senin, 18 Feb 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Jumlah penghobi drone di Kebumen terus bertambah. Hingga awal Februari 2019 saja sudah mencapai 20 orang. Untuk menjalin komunikasi, komunitas pilot drone Kebumen pun akhirnya terbentuk. Disela-sela first gathering, penghobi drone menjajal drone di halaman parkir Hotel Meotel Kebumen. Komunitas yang diberi nama Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Drone Kebumen ini terbentuk […]

expand_less