Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pansela » Suzuki Carry Pick Up, Mobil Niaga Ikonik dengan Biaya Perawatan Ringan dan Terjangkau

Suzuki Carry Pick Up, Mobil Niaga Ikonik dengan Biaya Perawatan Ringan dan Terjangkau

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Suzuki Carry Pick Up, Mobil Niaga Ikonik dengan Biaya Perawatan Ringan dan Terjangkau
Mobil niaga yang ikonik ini memiliki performa yang bandel, biaya servis
berkala yang sangat terjangkau dan nilai kepemilikan dengan harga jual
yang tinggi sehingga menjadikannya kendaraan usaha sekaligus investasi
yang menguntungkan.

www.inikebumen.net JAKARTA – Suzuki Carry Pick Up telah hadir sejak tahun 1976. Selama lebih dari empat dekade, Suzuki Carry Pick Up selalu menjadi andalan konsumen Indonesia. Bukan tanpa sebab, biaya perawatan mobil niaga ringan ini terbilang terjangkau dan hemat.

Keunggulan inilah yang menjadi salah satu faktor utama Carry Pick Up memiliki nilai kepemilikian dengan harga jual tinggi, sehingga menjadikannya kendaraan usaha sekaligus investasi yang menguntungkan.

Selain performanya bandel, Suzuki Carry Pick Up itu biaya servis berkalanya sangat terjangkau. Apalagi untuk para pelaku usaha yang memperhatikan segi ekonomis. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi konsumen untuk memaksimalkan kegiatan usaha mereka.

“Kami harap Carry Pick Up bisa terus menemani konsumen setia dalam meraih kesuksesan,” ujar General Manager Service PT Suzuki Indomobil Sales, Riecky Patrayudha, Selasa, 2 April 2019.

Secara total, keseluruhan biaya perawatan berkala Carry Pick Up hingga 50.000 KM hanya sekitar Rp 2,3 juta. Biaya tersebut sudah meliputi layanan jasa, suku cadang, dan Suzuki Genuine Oil (SGO). Pada jarak 1.000 KM, perawatan berkala pertama tidak akan dikenakan biaya apapun alias gratis.
Sedangkan, untuk servis pada kelipatan 10.000 KM dengan jarak mulai dari 10.000 KM sampai 50.000 KM, seluruh biaya jasa gratis dan pelanggan cukup membayar biaya perawatan yang hanya berkisar Rp 300.000 hingga Rp 900.000 tiap melakukan perawatan.

Biaya perawatan berkala ini tidak termasuk biaya operasional kendaraan sehari-hari dan biaya tidak terduga lainnya, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Biaya perawatan tersebut menjadi salah satu faktor kepercayaan pelanggan memilih Carry Pick Up sebagai kendaraan andalan. Semenjak peluncurannya di Indonesia, Carry Pick Up yang sangat iconic ini telah melewati perjalanan panjang dengan peningkatan kualitas performa dan fitur kendaraan mulai dari dimensi, wheelbase, ukuran bak, hingga kapasitas mesin.

Penjualan mobil legendaris ini pun terus mencatatkan tren positif bagi PT Suzuki Indomobil Sales setiap tahunnya. Keberadaan Carry Pick Up kian meneguhkan reputasi Suzuki sebagai penguasa segmen kendaraan niaga ringan di Indonesia.

Pada tahun 2018, Suzuki berhasil memimpin pasar kendaraan niaga ringan melalui pertumbuhan penjualan Carry dan Mega Carry dengan jumlah wholesales sebanyak 55.267 unit.

Capaian ini menobatkan Carry dan Mega Carry menjadi raja pick up dengan pangsa pasar sebesar 51 persen di kategori Low Pick Up dengan kontribusi sebesar 47 persen terhadap penjualan nasional Suzuki.(*)

  • person
  • visibility 1
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiru Purbalingga, Pemudik yang Pulang Kampung ke Kebumen Wajib Pakai Gelang Identitas

    Tiru Purbalingga, Pemudik yang Pulang Kampung ke Kebumen Wajib Pakai Gelang Identitas

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Gelang identitas, cara Pemkab Kebumen tandai ODP virus corona dari zona merah Arif Sugiyanto, dicek suhu tubuhnya sebelum mengikuti Musrenbang RKPD 2021 INI Kebumen, Kebumen – Pemkab Kebumen akan mewajibkan pendatang dan pemudik yang pulang dari zona merah corona memakai gelang identitas. Gelang identitas itu sebagai tanda jika yang bersangkutan berstatus sebagai Orang Dalam Pemantauan […]

  • Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Orasi Ilmiah di Dies Natalis ke-14 STIS Kebumen

    Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Orasi Ilmiah di Dies Natalis ke-14 STIS Kebumen

    • calendar_month Minggu, 19 Des 2021
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Orasi Ilmiah Dies Natalis ke-14 STIS Kebumen, Membangun Supremasi Hukum Syariah yang Responsif dan Aspiratif Senat STIS Kebumen foto bersama dengan Guru Besar UIN Sunan Kalijaga. INI KEBUMEN – Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Kebumen menggelar Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-14, Jumat, 17 Desember 2021. Pada acara itu, diisi orasi ilmiah dari Guru Besar […]

  • Caleg PBB ini Sebut Yusril Hanya Lawyer Bukan Dukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin

    Caleg PBB ini Sebut Yusril Hanya Lawyer Bukan Dukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin

    • calendar_month Rabu, 21 Nov 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Polemik tentang sikap politik Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Prof Yusril Ihza Mahendra (YIM) yang bersedia menjadi lawyer pasangan capres-cawapres Jokowi-KH Ma’ruf Amin, sampai juga ke Kebumen. Masrur Anhar, saat singgah di Masjid Agung Kebumen, belum lama ini. Hal ini mengemuka saat Caleg DPR RI Dapil Jawa Tengah 7  nomor […]

  • Meminta-minta yang Bernilai Ibadah

    Meminta-minta yang Bernilai Ibadah

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Pengemis mengandalkan rasa iba banyak orang yang mau memberi sedekah seikhlasnya. Kang Juki INI Kebumen – DI SETIAP penghujung bulan Ramadhan acap kali kita melihat, mendadak banyak peminta-minta dengan berbagai gaya, terlebih di kota-kota besar. Ada yang bergaya tradisional seperti pengemis pada umumnya, yakni mendatangi rumah-rumah, menunggu di gerbang masjid atau di perempatan jalan yang […]

  • Nganggur, Pria di Klirong Diusir Mertua dan Tak Boleh Jemput Istrinya

    Nganggur, Pria di Klirong Diusir Mertua dan Tak Boleh Jemput Istrinya

    • calendar_month Minggu, 23 Mei 2021
    • account_circle pansela
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Setelah terjadi pemukulan, tersangka semakin gelap mata dan mengambil sebilah kampak di dapur untuk mengancam orang yang mendekat. Barang bukti yang diamankan polisi INI Kebumen, KLIRONG – Pria inisial RY (45), warga Desa Wotbuwono, Klirong, tega menendang ibu mertunya dan mengacungkan kapak ke anggota keluarga lainnya. Akibat perbuatannya, RY diamankan polisi. Kapolres Kebumen AKBP Piter […]

  • Beriman Tapi Hanya di Tepian

    Beriman Tapi Hanya di Tepian

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Merasa hidupnya diridhai Allah SWT karena hidup berkecukupan dan semua urusan keduniaannya berjalan lancar. Sebaliknya memandang orang yang secara materi masih kekurangan sebagai orang yang tak diridhai Allah SWT, tak perlu dijadikan panutan. Kang Juki INI Kebumen, SEBAGAI sebuah petunjuk bagi orang yang beriman, Al Quran tidak sekadar memuat perintah dan larangan, tapi juga diselingi […]

expand_less