Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pansela » Dengar Masukan Tentang PPDB, Gubernur Siap Sampaikan ke Kemendikbud

Dengar Masukan Tentang PPDB, Gubernur Siap Sampaikan ke Kemendikbud

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sistem PPDB tahun ini cukup rumit

Dengar Masukan Tentang PPDB, Gubernur Siap Sampaikan ke Kemendikbud
Peserta PPDB. (Foto : Vivi/Humas Jateng)

INI Kebumen, SEMARANG – Pro dan kontra terjadi selama proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) 2020.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sambangi sejumlah sekolah untuk mendengarkan masukan dari siswa maupun orang tua siswa terkait sistem PPDB tahun ini.

Beberapa SMA dan SMK Negeri telah dikunjungi Ganjar selama proses PPDB berlangsung. Di antaranya SMAN 1, 2 dan 3 Semarang serta SMKN 1, 2, 4, 5 dan 8 Kota Semarang.

Di tempat-tempat itu, Ganjar berkomunikasi langsung dengan para siswa maupun orang tua siswa tentang mekanisme PPDB 2020. Dari mereka, Ganjar mencatat semua masukan yang diutarakan sebagai bahan evaluasi.

Kepada Ganjar, sejumlah siswa mengatakan bahwa sistem PPDB tahun ini cukup rumit. Selain itu, ada pula yang menyoroti terkait zonasi yang dianggap kurang adil, karena hanya mengutamakan jarak dan usia.

“Saya kira zonasi ini memperhitungkan jarak dan nilai, ternyata hanya jarak dan umur. Saya sempat khawatir, karena kegeser dengan yang lebih tua. Padahal jarak saya juga dekat, tapi usianya masih sangat muda, di atas saya masih banyak yang lebih tua,” kata Haqiqi (15), salah satu calon siswa SMAN 2 Semarang, Senin 6 Juli 2020.

Seharusnya lanjut dia, sistem zonasi harus dibarengi dengan prestasi. Artinya, meskipun jarak menjadi penentu, namun nilai atau prestasi juga menjadi pertimbangan.

“Kalau seperti ini, yang muda dan nilainya bagus kalah dengan yang tua dengan nilai pas-pasan. Padahal jaraknya sama,” ucapnya.

Namun tak sedikit pula yang setuju dengan adanya sistem zonasi ini. Menurut mereka, sistem zonasi merupakan sistem pemerataan sekolah dan memberikan kesempatan kepada semua siswa untuk belajar di sekolah terdekat.

“Ya bagus ya, dengan sistem zonasi ini, anak saya bisa sekolah di sekolah yang dekat dengan rumah. Jadi tidak khawatir selama perjalananya,” kata Nur Safitri (42), salah satu orang tua siswa.

Berbagai keluhan dan masukan itu diserap baik-baik oleh Ganjar. Dirinya membenarkan, bahwa sistem PPDB ini memang masih ada kekurangan yang harus diperbaiki.

“Memang banyak problem yang kami temukan di lapangan. Misalnya ada daerah yang tidak memiliki sekolah negeri sehingga tidak ada yang bisa masuk zonasi. Kami sudah berikan solusi dengan membuatkan sekolah jarak jauh dan mudah-mudahan segera kami bangun sekolah permanen tahun depan,” katanya.

Masalah selanjutnya dalam PPDB tahun ini adalah zonasi. Menurut Ganjar, sistem itu dibuat setelah sekolah sudah dibangun terlebih dahulu. Sehingga, zonasinya tidak merata mengingat banyak sekolah yang dibangun berdempetan dan belum merata.

“Ini yang jadi persoalan, karena sekolahnya ada dulu baru dibuat zona, maka pating pletot (tidak rapi). Kalau memang mau tetep zonasi, maka sepertinya kita harus membuat persebaran sekolah yang lebih merepresentasikan kewilayahan, sehingga aksesnya semua menjadi dekat,” imbuhnya.

Kalau itu tidak bisa dilakukan, Ganjar mengusulkan adanya perubahan persentase jalur penerimaan PPDB untuk tahun selanjutnya.

Menurutnya, bisa saja, jalur zonasi menjadi kriteria nomor dua, yang pertama adalah jalur prestasi.

“Karena banyak masukan ke saya, kalau sistemnya begini anak-anak tidak perlu belajar susah-susah, kalau deket sekolah pasti keterima. Jangan sampai sistem ini menurunkan semangat belajar siswa,” ucapnya.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait proses PPDB tahun ini. Evaluasi juga akan disampaikan sebagai masukan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Nanti kami sampaikan masukan ini kepada pak menteri, karena kami sudah punya pengalaman di lapangan seperti apa,” pungkasnya.(*)

  • person
  • visibility 1
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 90 Pak Bhabin Polres Kebumen Siap Beraksi

    90 Pak Bhabin Polres Kebumen Siap Beraksi

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Dalam penugasan sambang desa, Bhabinkamtibmas Candi akan mengenakan tas ransel dan helm bogo tersebut.  Kapolres memasangkan helm bogo. (Foto: Humas Polres Kebumen) INI Kebumen, KEBUMEN – Secara simbolis, Polres Kebumen memberikan helm bogo dan tas ransel seperti yang dikenakan oleh Pak Bhabin, yang sedang viral. Helm dan tas diberikan kepada 90 petugas Bhabinkamtibmas Candi  Polres […]

  • Waspada, Modus Penipuan yang Mengaku Bupati Purworejo Lewat Pesan Whatsapp

    Waspada, Modus Penipuan yang Mengaku Bupati Purworejo Lewat Pesan Whatsapp

    • calendar_month Sabtu, 4 Des 2021
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Bupati atau Wakil Bupati Purworejo tidak akan mengurusi hal-hal seperti itu karena sudah ada instansi yang berwenang menangani. Tangkapan layar pesan WA modus penipuan yang mengaku Bupati Purworejo. INI Kebumen PURWOREJO – Upaya penipuan melalui dengan menggunakan profil Bupati Purworejo Agus Bastian kembali terjadi.  Kali ini pesan melalui Whatsapp itu diterima takmir Masjid Al Huda […]

  • Mantap, Pejudo Kebumen Sumbang Satu Emas di Kejurnas Kartika Cup 2019

    Mantap, Pejudo Kebumen Sumbang Satu Emas di Kejurnas Kartika Cup 2019

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Bahkan, perolehan ini merupakan satu-satunya medali emas yang diraih oleh Kontingen Jawa Tengah.  Ilustrasi www.inikebumen.net KEBUMEN – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh atlet judo asal Kabupaten Kebumen. Pejudo junior putri, Rizki Nur Afifah, berhasil menyumbangkan satu medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Kartika Cup XII 2019 di GOR Amongraga DIY. Bahkan, perolehan ini merupakan satu-satunya […]

  • Rawan Kecelakaan, Sat Lantas Polres Kebumen Pasang Papan Larangan Ngebut di Jalur Pansela

    Rawan Kecelakaan, Sat Lantas Polres Kebumen Pasang Papan Larangan Ngebut di Jalur Pansela

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jangan Ngebut di Jalur Pansela! Jalannya yang Lurus dan Halus Membuat Terlena  Petugas memasang papan larangan ngebut. (Foto: Humas Polres Kebumen) www.inikebumen.net KEBUMEN – Untuk menekan angka kecelakaan di Jalur Pansela, Sat Lantas Polres Kebumen memasang papa imbauan agar tidak ngebut di jalur tersebut, Rabu, 29 Januari 2020. Dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Kebumen AKP […]

  • MIN 1 Kebumen, Kurban dari Guru untuk Seluruh Siswa

    MIN 1 Kebumen, Kurban dari Guru untuk Seluruh Siswa

    • calendar_month Kamis, 23 Agt 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Menyambut Idul Adha 1439 Hijriyah, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kebumen mengadakan pemotongan hewan kurban. Untuk tahun ini seekor lembu seharga Rp 25 juta, yang merupakan kurban dari guru/karyawan, dipotong dan dibagikan kepada seluruh siswa. MIN 1 Kebumen potong kurban sapi Menurut Wakil Kepala MIN 1 Kebumen Widyastuti, guru dan karyawan mempunyai […]

  • Bupati Kebumen Serahkan 101 Sertifikat Tanah ke Warga Desa Poncowarno

    Bupati Kebumen Serahkan 101 Sertifikat Tanah ke Warga Desa Poncowarno

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Penyerahan sertifikat tanah ke warga Poncowarno INIKEBUMEN.net – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyerahkan 101 sertifikat tanah untuk warga Desa Poncowarno, Kecamatan Poncowarno, Kebumen. Penyerahan sertifikat massal ini merupakan hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). “Alhamdulillah hari ini kami dapat membagikan sertifikat tanah kepada masyarakat Desa Poncowarno sebanyak 101 sertifikat […]

expand_less