Miris, Dua Bulan Ada Delapan Warga Kebumen Tewas Gantung Diri
- Pansela
- calendar_month Jumat, 29 Sep 2017

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
www.inikebumen.net KEBUMEN – Miris, angka kasus bunuh diri di Kabupaten Kebumen terbilang tinggi. Pasalnya, dalam kurun waktu dua bulan terakhir saja tercatat sebanyak delapan orang tewas bunuh diri. Dari jumlah tersebut mereka mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
![]() |
| Ilustrasi |
Data Polres Kebumen, Pada Agustus 2017 lalu tercatat sebanyak lima orang nekad gantung diri. Yakni pada 6 Agustus 2017, terjadi di wilayah Kecamatan Klirong, kemudian 11 Agustus 2017, di Kecamatan Puring. Kemudian, 16 Agustus 2017 di wilayah Kecamatan Rowokele, tanggal 22 Agustus 2017 di wilayah Kecamatan Buayan dan 30 Agustus 2017, di Kecamatan Kutowinangun.
“Dari data yang dihimpun Polres Kebumen sejak Agustus sampai September ini tercatat ada delalapan nekar bunuh diri dengan cara gantung diri,” ujar Kasubbag Humas Polres Kebumen, AKP WIlly Budiyanto.
Pada September 2017, kata Willy, tercatat ada tiga orang nekat melakukan hal serupa. Yakni pada 5, 15 dan 25 September 2017. Tiga orang tersebut yakni warga Kecamatan Sempor, Karanggayam dan Karanganyar.
“Dari delapan korban yang nekat melakukan aksi tersebut mayoritas dilatarbelakangi karena depresi berat, baik akibat penyakit menahun yang tak kunjung sembuh maupun gangguan jiwa,” terangnya.
“Sebaiknya kita jangan mencari jalan pintas yang sesat untuk mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Kita harus sadar bahwa perbuatan bunuh diri merupakan perbuatan yang keji dan tidak dibenarkan oleh agama,” kata mantan Kasat Reskrim Polres Kebumen ini.(*)
- person
- visibility 0
- forum 0

Saat ini belum ada komentar