Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pansela » Sembahyang Cengbeng, Bukti Rasa Hormat Warga Tionghoa Kepada Leluhurnya

Sembahyang Cengbeng, Bukti Rasa Hormat Warga Tionghoa Kepada Leluhurnya

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

www.inikebumen.net KEBUMEN – Warga keturunan Tionghoa di Kebumen melakukan sembahyang kubur, yang lebih dikenal dengan sebutan Sembahyang Ceng Beng. Ritual ini digelar oleh warga Tionghoa Kebumen, sejak 22 Maret lalu hingga 5 April 2018.

Sembahyang Cengbeng, Bukti Rasa Hormat Warga Tionghoa Kepada Leluhurnya
Komunitas Tionghoa Kebumen melakukan sembahyang Cengbeng di makam leluhur di Bong Karanganyar.

Ketua Yayasan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kong Hwie Kiong Kebumen, Sugeng Budiawan, menjelaskan sembahyang Ceng Beng merupakan sembayang untuk memberikan penghormatan kepada keluarga yang sudah meninggal dunia, bagi warga keturunan Tionghoa.

“Ceng Beng memiliki arti sembahyang kubur, atau dalam bahasa mandarinnya, Qing Ming. Sedangkan bahasa Hokkiannya Ceng Beng. Ceng berarti bersih dan Beng berarti terang,” terang Sugeng Budiawan.

Sembahyang dilakukan oleh sanak saudara juga keluarga dari jauh yang datang untuk melakukan sembayang bersama di makam. Dalam prosesi sembahyang kubur tersebut, ada beberapa warga selain suku tionghoa yang sibuk bekerja untuk membersihkan pekuburan warga Tionghoa tersebut.

Mereka membawa berbagai peralatan seperti, sapu lidi, parang, sabit, bros, kuas dan cat dinding. Mereka membersihkan pekuburan tersebut dengan air dan sabun kemudian disikat agar tampak bersih bahkan mereka mengecat dinding pemakaman itu dengan berwarna-warni.

Beberapa peralatan juga dibawa oleh Warga Tionghoa yang ingin bersembahyang kubur. Antara lain, berupa kertas sembahyang berwarna perak, kertas berwarna putih, kertas berwarna kuning, hio sembahyang, kue jajanan, ayam rebus utuh satu ekor, apel, jeruk, cangkir teh yang kemudian diisi teh, dan lilin merah.

Semua perlengkapan sembahyang itu diletakkan di altar pemakaman. Selanjutnya dibakar beberapa hio yang diapit dengan kedua belah tangannya dan disembahnya. Setelah itu ditancapkan hio yang telah dibakar tersebut di altar. Sembahyang Ceng Beng ini sama halnya seperti warga muslim bila memasuki bulan puasa Ramadan. Mereka membersihkan area pemakaman sanak keluarganya yang sudah lama tidak dijenguk.

Menurutnya, dalam acara Sembahyang Ceng Beng tersebut, umumnya warga Tionghoa memanjatkan doa agar orang tua yang ada di alam baka mendapatkan kedamaian dan ketentraman. Di samping itu, sebagai anak-anaknya berkewajiban memberikan keperluan kehidupan di alam yang berbeda.

Semua anak atau menantu masing-masing wajib membawa sesajian membakar uang kertas di rumah tempat tinggal serta keperluan lainnya. Ini agar kedua orang tua mendapatkan kemudahan di kehidupan alam baka di sana. “Ini juga sebagai doa dengan harapan agar anak cucu yang ditinggalkan bisa hidup damai, bahagia murah rezeki,” ujarnya.

Sejumlah pemakaman (bong) yang dijadikan tempat Sembahyang Ceng Beng, yaitu di Bong Pejagoan, Bong Kedawung Kecamatan Pejagoan, Bong Gubangan Kebumen, Bong Tamanwinangun Kecamatan Kebumen, Bong Bocor Kecamatan Buluspesantren. Selanjutnya, Bong Kaliputih Kecamatan Kutowinangun, Bong Kedung Tawon, Bong Bulupitu, Bong Kambalan dan Bong Sidogede Prembun.(*)

  • person
  • visibility 1
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kebumen Diminta Rekonsiliasi dengan DPRD

    Bupati Kebumen Diminta Rekonsiliasi dengan DPRD

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kebumen meminta Bupati Mohammad Yahya Fuad melakukan rekonsiliasi. Pengurus PCNU Kebumen Sagimin, menilai hubungan tak harmonis antara bupati dengan kalangan DPRD memberikan contoh yang kurang baik kepada masyarakat. Keduanya diminta segera berdamai demi keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Kebumen. “Sudah sepatutnya bupati dengan DPRD selaras. Kalau tidak […]

  • Siang Tadi, Heboh Ada Fenomena Alam Halo Matahari

    Siang Tadi, Heboh Ada Fenomena Alam Halo Matahari

    • calendar_month Senin, 11 Feb 2019
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Fenomena alam “Cincin Matahari” atau Halo Matahari terjadi Senin siang, 11 Februari 2019. Tepat pukul 12.00 WIB, matahari dikelilingi oleh pelangi. Fenomena ini terjadi di langit Kebumen, Banyumas, hingga Tegal. Lingkaran pelangi mengelilingi matahari Ini yang disebut fenomena halo matahari. (Foto: Akun Facebook Sutrisno) Pakar Badan Hisab dan Rukyat Nasional Kementerian Agama […]

  • Ratusan Slankers Rayakan Ulang Tahun Band Slank di Royal Cafe Kebumen

    Ratusan Slankers Rayakan Ulang Tahun Band Slank di Royal Cafe Kebumen

    • calendar_month Kamis, 26 Okt 2017
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Ratusan Slankers meramaikan malam perayaan ulang tahun grup band Slank di Royal Cafe Kebumen, belum lama ini. Mereka berasal dari berbagai kota di Jawa Tengah, diantaranya Purwodadi, Jepara, Tegal Cilacap, Banjarnegara, Purbalingga, Purworejo dan Kebumen. Salah satu grup band saat menunjukan aksinya pada perayaan Grup Band Slank di Royal Cafe Kebumen. “Dari […]

  • Dengar Masukan Tentang PPDB, Gubernur Siap Sampaikan ke Kemendikbud

    Dengar Masukan Tentang PPDB, Gubernur Siap Sampaikan ke Kemendikbud

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2020
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Sistem PPDB tahun ini cukup rumit Peserta PPDB. (Foto : Vivi/Humas Jateng) INI Kebumen, SEMARANG – Pro dan kontra terjadi selama proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) 2020. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sambangi sejumlah sekolah untuk mendengarkan masukan dari siswa maupun orang tua siswa terkait sistem PPDB tahun ini. Beberapa SMA dan SMK Negeri […]

  • Arif Sugiyanto Ungkap Alasan Belum Pasang Baliho Calon Bupati Kebumen

    Arif Sugiyanto Ungkap Alasan Belum Pasang Baliho Calon Bupati Kebumen

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Bupati Kebumen Arif Sugiyanto INIKEBUMEN.net – Meski dipastikan bakal kembali maju sebagai calon bupati Kebumen pada Pilkada 2024, November mendatang, petahana Arif Sugiyanto sampai saat ini belum memasang baliho apapun terkait pencalonannya. Bupati Arif menyampaikan, pihaknya sengaja belum memasang baliho apapun yang menampilkan foto dirinya sebagai calon bupati. Sambil bergurau, ia mengaku belum mau terburu-buru […]

  • 16 Desa Ikuti Festival Desa Wisata Kebumen

    16 Desa Ikuti Festival Desa Wisata Kebumen

    • calendar_month Sabtu, 5 Mei 2018
    • account_circle pansela
    • visibility 0
    • 0Komentar

    www.inikebumen.net KEBUMEN – Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporawisata) Kabupaten Kebumen, menggelar Festival Desa Wisata Kabupaten Kebumen 2018. Acara yang baru pertama kali dihelat itu dipusatkan di Alun-alun Kebumen, 4-6 Mei 2018. Festival Desa Wisata di Alun-alun Kebumen mulai dipadati pengunjung, Sabtu sore, 5 Mei 2018.  Kasi Sumber Daya Pariwisata Disporawisata Kebumen, Martinus Yudiantoro, menjelaskan […]

expand_less